Misi Besar BTN Hadirkan Gedung Megah di IKN Nusantara

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk hari ini menggelar peletakan batu pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pada acara yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tersebut, Presiden mengapresiasi BTN yang akan membangun gedung di IKN sebab diinginkan bisa menyokong percepatan transformasi ekonomi di IKN dan sekitarnya.

Presiden juga memperkenalkan apresiasi BTN IKN untuk pembangunan Bank BUMN lainnya sehingga transformasi ekonomi bisa berjalan pesat di kawasan IKN dan sekitarnya. Direktur Utama BTN, Nixon L P Napitupulu memperkenalkan, Gedung BTN yang akan berdiri di atas lahan seluas 9.000 meter persegi. Di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur tersebut menjadi masa depan BTN yang akan berperan aktif ikut membangun perekonomian bangsa di IKN.

“Aku ingin menyuarakan terima kasih terhadap Bapak Presiden Republik Indonesia atas kepercayaan dan kesempatan yang dikasih terhadap BTN sebab bisa bergabung di kota masa depan Indonesia. Di atas tanah BTN di Ibu Kota Nusantara ini ialah format transformasi BTN sebagai perbankan yang membawa perubahan di kota masa depan dengan perspektif baru dan rumah bagi perbankan digital,” kata Nixon.

Pusat Perkantoran Wilayah
Nixon menjelaskan Gedung BTN di IKN akan dipakai sebagai wadah Perdagangan dan Jasa mencakup demo mahjong ways Bank Lazim Konvensional (Gedung Kantor Wilayah BTN Kalimantan, Gedung Kantor Cabang BTN IKN), ATM / Layanan Perbankan Elektronik, Co-Working Space, Restoran Internal dan Ruang Terbuka Hijau.

Berbeda dengan Gedung BTN yang lain, desain gedung baru BTN bertemakan “Housing and Beyond” dimana Gedung baru BTN menyatu dengan alam IKN dengan mengikuti kontur tanah tempat gedung akan didirikan.

“Kami mengkombinasikan pendekatan rumah yang nyaman seperti rumah keluarga dengan rumah masa depan yang lebih bebas tapi tetap menyokong produktivitas, kolaborasi, ramah lingkungan, dan fungsional,” terang Nixon.

Beroperasi 2026

Gedung BTN di IKN ditargetkan bisa beroperasi pada tahun 2026. Dengan hadirnya BTN di IKN, Nixon ingin Perseroan bisa meraup sebesar mungkin pangsa pasar KPR sebab beberapa besar pengembang perumahan di Indonesia terpenting Kalimantan Timur sudah bekerjasama dengan BTN.

“BTN juga sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman bersama Otorita IKN, dengan ruang lingkup diantaranya potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan perumahan, baik rumah tapak ataupun rumah susun di kawasan IKN, potensi BTN bekerjasama dengan Pelaku Pembangunan Perumahan serta potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan non-perumahan dan jasa layanan perbankan lainnya di IKN,” kata Nixon menyuarakan.

Konsep Housing and Beyond yang menjadi tema, lanjut Nixon, juga sejalan dengan cita-cita Bank BTN yang terus berinovasi dan mengoptimalkan kapabilitas untuk menyokong sektor perumahan yang lebih baik lagi pada masa yang akan datang sehingga Bank BTN bisa menjadi One berhenti solution in the housing ecosystem yang mengoptimalkan fokus bisnis terhadap semua aspek yang terhubung dengan perumahan.

Bank BTN juga akan berperan aktif dalam pembiayaan properti di sektor produktif, menyokong pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis tempat setempat dan juga menyokong kebutuhan modal kerja bagi para pelaku usaha di IKN dan kawasan penopang yang menawarkan bermacam-macam kemudahan fasilitas transaksional yang terus dikembangkan dari waktu ke waktu.

“Kami menyambut baik para Kontraktor, sebab BTN siap menyokong kebutuhan akan jasa perbankan lainnya seperti Bank Garansi, SCF, SKBDN, ataupun Kredit Modal Kerja Kontraktor yang skemanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis pelaku usaha dan BTN juga akan menyokong pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis tempat setempat,” tutup Nixon.