Bagaimana Tahapan Membangun Bisnis Model Canvas?

Bagaimana Tahapan Membangun Bisnis Model Canvas?

Obligasi pemerintah masih menjadi instrumen investasi yang banyak dilirik oleh masyarakat saat ini. Meskipun memang obligasi resellerevermos.com yang dikeluarkan oleh korporasi juga tidak kalah potensial. Jenis investasi ini seringkali dijadikan pilihan bagi para pebisnis untuk menyimpan dana mereka agar bisa bertumbuh semakin besar dari waktu ke waktu.

Cara membeli obligasi pemerintah maupun korporasi saat ini juga sebenarnya sama mudah bagi pebisnis, apalagi ada banyak aplikasi investasi yang mendukung. Bicara soal bisnis, kita tahu bahwa bidang yang satu ini memang menawarkan begitu banyak peluang keuntungan. Salah satunya untuk jenis bisnis model canvas yang bisa dicoba oleh para pebisnis pemula.

Apa Itu Bisnis Model Canvas?
Ada banyak jenis model bisnis yang diterapkan oleh para pelaku usaha saat ini. Salah satunya adalah bisnis model canvas yang ternyata cukup populer dan sudah banyak diterapkan. Ini merupakan sebuah model bisnis yang diperkenalkan pertama kali oleh seorang pebisnis asal Swiss bernama Alexander Osterwalder.

Model bisnis ini menggunakan sebuah kerangka manajemen dalam bentuk chart visual. Fungsi utama dari chart visual tersebut adalah untuk merancang atau menyusun desain strategi bisnis yang akan dijalankan. Itulah mengapa disebut sebagai model canvas, karena strategi bisnis tersebut digambarkan dalam bentuk chart visual seperti halnya sebuah lukisan.

Penerapan model bisnis seperti ini terbukti bisa meningkatkan potensi keuntungan. Jika Anda ingin bisnis berkembang pesat dan bertahan dari persaingan ketat para kompetitor, maka model bisnis ini layak untuk dicoba. Semakin besar keuntungan yang diperoleh, semakin mudah juga bagi Anda untuk berinvestasi baik lewat obligasi pemerintah maupun bentuk instrumen yang lain.

Elemen Bisnis Model Canvas
Saat membangun bisnis dengan modal canvas, Anda harus memahami apa saja elemen yang terlibat di dalamnya. Ada beberapa elemen yang nantinya berguna bagi Anda untuk membuat perencanaan bisnis dengan model canvas ini. Berikut adalah beberapa elemen bisnis yang dimaksud:

Value Proposition
Pertama adalah value proposition yaitu keunggulan produk yang disusun secara rinci. Di sini Anda bisa merumuskan apa saja keunggulan produk yang dapat diperoleh dan dinikmati oleh konsumen. Penulisannya dibuat serinci mungkin hingga manfaat apa saja yang nanti bisa didapatkan oleh konsumen.

Segmentasi Pasar
Selanjutnya ada segmentasi pasar yang memiliki peran penting dalam sebuah perencanaan bisnis. Di sini Anda harus menentukan mana segmen pasar yang ingin dijangkau sesuai produk yang Anda tawarkan. Pastikan bahwa segmen pasarnya sesuai dengan produk tersebut sehingga lebih mudah bagi Anda untuk menjangkau mereka.

Channel
Berikutnya ada elemen channel yang juga tidak kalah penting dalam proses promosi produk. Channel ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan popularitas dan brand awareness bisnis Anda. Jenisnya sangat beragam mulai dari media televisi, media cetak, hingga media sosial yang digunakan dalam strategi digital marketing. Pastikan tiap saluran memiliki potensi besar untuk mempromosikan bisnis Anda.

Revenue Streams
Salah satu elemen yang sangat penting dalam sebuah bisnis model canvas adalah revenue streams. Ini adalah sebuah elemen yang menggambarkan proses dimana sebuah bisnis akan mendapatkan pemasukan dari konsumen. Promosi dan hubungan dengan konsumen harus dikelola dengan baik sehingga nilai pemasukan tersebut cukup besar serta memberi keuntungan yang memuaskan.

Key Resource
Berikutnya ada elemen key resource atau sumber daya yang tentu saja harus dimiliki dan dikelola oleh sebuah bisnis. Jenis sumber daya ini sangat beragam mulai dari SDM, bahan baku, dan lain sebagainya. Tentu saja elemen ini memiliki peran penting karena tanpa adanya sumber daya, bisnis tidak bisa beroperasi dengan baik.

Customer Relationship
Ada pula elemen customer relationship yaitu hubungan dengan konsumen yang sangat penting dalam sebuah bisnis. Pastikan bahwa Anda menjalin hubungan yang bagus dengan para konsumen. Tujuannya agar konsumen menjadi loyal dan tidak akan mudah berpaling pada kompetitor.

Key Activities
Elemen yang satu ini juga tidak boleh dilupakan oleh para pebisnis. Ini merupakan elemen yang mencakup cara Anda untuk membuat produk agar bisa ditawarkan ke masyarakat. Termasuk aktivitas yang harus dilakukan agar bisnis diterima oleh target konsumen Anda.

Key Partnership
Elemen ini berhubungan dengan proses menjalin hubungan baik dalam sebuah siklus bisnis. Bukan hanya dengan pelanggan namun juga hubungan kerja sama dengan bisnis milik orang lain. Tujuannya agar performa bisnis semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Cost Structure
Ini merupakan elemen dimana Anda harus mengetahui seperti apa struktur pembiayaan dalam sebuah bisnis. Pengelolaan biaya harus dilakukan seefektif mungkin sehingga bisnis terhindar dari kerugian. Salah satunya dengan berinvestasi lewat obligasi agar dana bisnis terus bertumbuh. Anda harus tahu cara membeli obligasi pemerintah maupun korporasi dalam hal ini.